Pengocok Orbital VS Pengocok Goyang

Lynn Wei

Pakar Instrumen Laboratorium & Pengujian Analitik

Dengan pengalaman praktis lebih dari 12 tahun di bidang instrumen analitik, aplikasi pengujian laboratorium, dukungan instalasi, dan pemecahan masalah, beliau membantu laboratorium global memilih peralatan yang andal, meningkatkan efisiensi pengujian, dan menyelesaikan tantangan aplikasi nyata. Ikuti aku:

Pengocok (shaker) adalah instrumen laboratorium yang umum digunakan untuk mencampur, mengaduk, dan mengaerasi sampel cair . Terdapat berbagai jenis pengocok yang tersedia, termasuk pengocok orbital dan pengocok goyang . Dalam artikel ini, kita akan membandingkan kedua jenis pengocok ini dalam hal kemampuan pencampuran, rentang kecepatan, amplitudo, kapasitas, opsi kontrol, dan tingkat kebisingan.

Pengocok Orbital

Kemampuan Pencampuran Orbital Shaker dan Rocking Shakers

Pengocok orbital menghasilkan gerakan goyang 3 dimensi yang ideal untuk pencampuran dan pengadukan cairan. Pengocok ini juga dapat digunakan untuk aerasi kultur dan pencampuran sampel kental. Di sisi lain, pengocok goyang menghasilkan gerakan goyang yang lembut dan cocok untuk mencampur sampel halus dan cairan berbusa rendah. Pengocok ini umumnya digunakan dalam aplikasi biologi dan biokimia, seperti inkubasi sel dan pemurnian protein.

Rentang Kecepatan Orbital Shaker dan Rocking Shakers

Rentang kecepatan pengocok merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan, karena menentukan intensitas gerakan pengocok. Pengocok orbital biasanya memiliki rentang kecepatan yang lebih lebar daripada pengocok goyang, mulai dari beberapa rpm hingga beberapa ratus rpm. Hal ini memungkinkan gerakan pengocok yang lebih kuat yang dapat disesuaikan dengan jenis sampel. Sebaliknya, pengocok goyang biasanya memiliki rentang kecepatan yang lebih lambat, biasanya antara 5 dan 100 rpm. Hal ini menjadikannya ideal untuk pencampuran dan pengadukan sampel yang lembut.

Pengocok Goyang

Rentang Amplitudo Pengocok Orbital dan Pengocok Goyang

Amplitudo pengocok adalah perpindahan maksimum platform pengocok. Pengocok orbital biasanya memiliki rentang amplitudo yang lebih besar daripada pengocok goyang, yang memungkinkan gerakan pengocok yang lebih kuat. Rentang amplitudo untuk pengocok orbital dapat mencapai 25 mm, sedangkan untuk pengocok goyang biasanya antara 10 dan 20 mm. Rentang amplitudo pengocok orbital yang lebih besar membuatnya lebih serbaguna, karena dapat mengakomodasi lebih banyak jenis sampel.

Kapasitas Orbital Shaker dan Rocking Shakers

Kapasitas shaker adalah volume sampel maksimum yang dapat ditampungnya. Shaker orbital biasanya memiliki kapasitas yang lebih besar daripada shaker goyang. Shaker ini dapat menampung berbagai ukuran labu, mulai dari tabung kecil hingga wadah besar. Sebaliknya, shaker goyang lebih cocok untuk volume yang lebih kecil, biasanya hingga 2 liter. Hal ini menjadikannya ideal untuk aplikasi yang membutuhkan volume sampel yang lebih kecil, seperti inkubasi sel dan pemurnian protein.

Opsi Kontrol Orbital Shaker dan Rocking Shakers

Kedua jenis pengocok ini menawarkan berbagai opsi kontrol, seperti kecepatan, waktu, dan suhu. Namun, pengocok orbital biasanya menawarkan opsi kontrol yang lebih canggih, termasuk pengaturan yang dapat diprogram, pengaturan ramping, dan arah pengocok. Hal ini membuatnya lebih cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kontrol presisi terhadap kondisi pengocok. Di sisi lain, pengocok goyang memiliki desain yang lebih sederhana dan menawarkan opsi kontrol dasar, sehingga lebih mudah digunakan untuk aplikasi rutin.

Tingkat Kebisingan Orbital Shaker dan Rocking Shaker

Tingkat kebisingan shaker merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan, terutama di laboratorium yang mengharuskan tingkat kebisingan tetap rendah. Shaker goyang umumnya lebih senyap daripada shaker orbital karena desainnya yang lebih sederhana dan rentang kecepatan yang lebih rendah. Namun, tingkat kebisingan dapat bervariasi tergantung model dan produsennya. Penting untuk mempertimbangkan tingkat kebisingan shaker saat memilihnya untuk laboratorium Anda, terutama jika berada di ruang bersama.

Pengocok Orbital Drawell

Kesimpulan: Memilih Orbital Shaker yang Tepat untuk Laboratorium Anda

Kesimpulannya, baik pengocok orbital maupun pengocok goyang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan pilihan di antara keduanya akan bergantung pada persyaratan aplikasi spesifik, jenis sampel, dan anggaran. Penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti kemampuan pencampuran, rentang kecepatan, amplitudo, kapasitas, opsi kontrol, dan tingkat kebisingan saat memilih pengocok untuk laboratorium Anda. Dengan pengocok yang tepat, Anda dapat mencapai pencampuran dan pengadukan sampel yang optimal, yang menghasilkan hasil yang lebih baik dan alur kerja yang lebih efisien.

Rekomendasi Produk Terkait